Community Empowerment Journal
Vol. 4 No. 3 (2026)

Pembuatan abon ikan dan manajemen usaha dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor

Jack Henry Syauta (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Westim Ratang (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Anita Erari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Yohanis Rante (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Dorlince Mehuwe (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Syort Hendrik Ondi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Meiske Londoh (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Idham Khaliq (Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
25 Sep 2026

Abstract

Masyarakat Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, dengan hasil tangkapan yang umumnya dijual dalam keadaan segar berharga relatif murah, sehingga nilai tambah produk dan pendapatan keluarga masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya kaum ibu keluarga nelayan, dalam mengolah ikan menjadi abon yang bernilai ekonomis serta mengelola usaha secara sederhana. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan pemerintah daerah dan analisis situasi mitra), pelaksanaan (pelatihan pembuatan abon ikan, manajemen usaha, pengemasan, dan pemasaran online), serta evaluasi melalui kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Mei 2026 dan diikuti 40 peserta, khususnya kaum ibu keluarga nelayan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh aspek, yaitu manajemen usaha sederhana (dari 10% menjadi 80%), cara membuat abon ikan (dari 5% menjadi 70%), pembuatan kemasan yang menarik (dari 10% menjadi 75%), dan pemasaran online (dari 25% menjadi 60%). Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, menciptakan usaha rumah tangga produktif, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga nelayan berbasis potensi lokal, sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. The community of Adoki Village, Yendidori District, Biak Numfor Regency, mostly works as fishers, and their catch is generally sold fresh at relatively low prices, so that product added value and family income remain limited. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the community, particularly the wives of fisher families, in processing fish into economically valuable floss (abon) and in managing simple businesses. The implementation method comprised three stages: preparation (coordination with local government and partner situation analysis), implementation (training in fish floss production, business management, packaging, and online marketing), and evaluation through pre- and post-training questionnaires. The activity was held on 28 Mei 2026 and was attended by 40 participants, particularly the wives of fisher families. Evaluation results showed improved participant understanding across all aspects: simple business management (from 10% to 80%), making fish floss (from 5% to 70%), attractive packaging (from 10% to 75%), and online marketing (from 25% to 60%). The activity is expected to foster an entrepreneurial spirit, create productive household enterprises, and increase the income and welfare of fisher families based on local potential, while also embodying the Tri Dharma of Higher Education.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cej

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education

Description

The mission of Community Empowerment Journal is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and empowerment. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, ...