Pengelolaan presensi peserta didik secara manual dan belum terintegrasinya penyampaian informasi kepada orang tua menjadi kendala dalam layanan administrasi di MTs Al-Islam Jepara. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendigitalisasi presensi peserta didik, meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan sistem, dan memperkuat layanan digital parenting melalui PRESTI System. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan berupa analisis situasi, koordinasi, dan penyiapan perangkat; pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan digital parenting, penerapan teknologi, dan pendampingan penggunaan sistem; serta evaluasi melalui observasi, praktik operasional, wawancara, kuesioner, dan pemeriksaan fungsi aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pengelolaan presensi dari pencatatan manual menjadi pemindaian kode QR yang terhubung dengan basis data, dasbor waktu nyata, rekapitulasi digital, dan notifikasi kepada orang tua. PRESTI System disiapkan untuk melayani 114 peserta didik yang tersebar dalam lima kelas. Pada uji coba terbatas tanggal 12 Agustus 2026 yang melibatkan 55 peserta didik, sistem mencatat 44 peserta didik hadir tepat waktu dan 11 peserta didik terlambat. Pelatihan juga memperkuat pemahaman guru mengenai keamanan digital, etika komunikasi, dan pemanfaatan data kehadiran untuk mendukung kolaborasi madrasah dengan keluarga. Pelaksanaan program masih menghadapi kendala pada fitur penyuntingan data, pencatatan otomatis peserta didik yang tidak hadir, ketersediaan kode batang, dan ekspor rekapitulasi per kelas. Temuan tersebut menjadi dasar penyempurnaan sistem dan penguatan kapasitas operator. Penerapan PRESTI System berimplikasi pada pengelolaan presensi yang lebih tertib, mudah ditelusuri, dan mendukung keterlibatan orang tua dalam memantau kedisiplinan peserta didik. Manual student attendance management and the lack of an integrated mechanism for delivering information to parents posed challenges to administrative services at MTs Al-Islam Jepara. This community engagement program aimed to digitize student attendance, improve teachers’ skills in operating the system, and strengthen digital parenting services through the PRESTI System. The program was implemented in three stages: preparation, comprising situation analysis, coordination, and equipment setup; implementation, consisting of program orientation, digital parenting training, technology deployment, and assistance in using the system; and evaluation through observation, operational practice, interviews, questionnaires, and application functionality testing. The results indicated a transition from manual attendance recording to QR code scanning connected to a database, a real-time dashboard, digital attendance reports, and notifications to parents. The PRESTI System was designed to serve 114 students across five classes. During a limited trial involving 55 students on August 12, 2026, the system recorded 44 students arriving on time and 11 arriving late. The training also enhanced teachers’ understanding of digital safety, communication ethics, and the use of attendance data to support collaboration between the madrasah and families. Several challenges remained, including limited data-editing functionality, the absence of automatic records for absent students, incomplete availability of QR codes, and inaccurate class-based data exports. These findings provided a basis for refining the system and strengthening operators’ capacity. The implementation of the PRESTI System contributed to more systematic and traceable attendance management while supporting parental involvement in monitoring student discipline.
Copyrights © 2026