Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Vol. 5 No. 9 (2026)

Hubungan Tingkat Aktivitas Selama Hospitalisasi Dengan Kejadian Plebitis Pada Anak Usia 1-5 Tahun Yang Terpasang Infus Di Ruang Anak RSIA Fatimah Kraksaan

Rini Wulandari (Universitas hafshawaty Zainul Hasan)
Mariani (Universitas hafshawaty Zainul Hasan)
Ro’isah (Universitas hafshawaty Zainul Hasan)



Article Info

Publish Date
14 Sep 2026

Abstract

Hospitalisasi pada anak usia 1-5 tahun dapat membatasi aktivitas fisik, namun pada anak usia tersebut cenderung tetap aktif bergerak. Kondisi ini menjadi perhatian ketika anak terpasang infus karena anak belum mampu mempertahankan posisi ekstremitas tetap stabil. Aktivitas yang berlebihan dapat menyebabkan gesekan antara kateter dengan dinding vena sehingga memicu iritasi dan inflamasi yang berpotensi menyebabkan plebitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis pada anak usia 1-5 tahun yang terpasang infus di Ruang Anak RSIA Fatimah Kraksaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien rawat inap anak pada tanggal 09-22 Juli 2026, sampel sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan observasi, setelah itu data diolah dan dianalisis menggunakan IBM SPSS. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar tingkat aktivitas dengan kategori sedang sejumlah 30 anak (81,1%). Berdasarkan Visual Infusion Plebitis Score, mayoritas responden berada pada Score 0 (Tidak Plebitis) dan 1 (Gejala awal plebitis), masing-masing sejumlah 14 anak (37,8%). Hasil uji Spearman's rho menunjukkan r = 0,153 dengan p = 0,367, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis. Diharapkan perawat tetap memantau area pemasangan infus menggunakandan memberikan edukasi kepada orang tua tentang tanda-tanda awal plebitis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIK-MC

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing ...