Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Vol. 5 No. 10 (2026)

Efektivitas Terapi Slow Deep Breathing Dan Paced Breathing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi Pada Lansia

Nadifatim Munawaroh (Universitas Hafshawaty Zainul Hasan)
Achmad Kusyairi (Universitas Hafshawaty Zainul Hasan)
Erna Handayani (Universitas Hafshawaty Zainul Hasan)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2026

Abstract

Nyeri sendi merupakan kondisi peradangan pada persendian yang sangat umum dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani secara komprehensif. Terapi non-farmakologi seperti Slow Deep Breathing (SDB) dan Paced Breathing (PB) menjadi alternatif aman untuk manajemen nyeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kedua terapi tersebut terhadap penurunan skala nyeri sendi pada lansia. Desain penelitian ini adalah quasi-experimental dengan desain two group crossover. Responden penelitian terdiri dari 36 lansia dari total populasi 40 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan perhitungan rumus slovin. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi penilaian nyeri Numeric Rating Scale (NRS) dan Standar Operasional Prosedur untuk kedua terapi. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skala nyeri yang signifikan pada kedua intervensi (p = 0,000). Nilai rata-rata nyeri pada terapi slow deep breathing menurun dari 5,94 menjadi 3,67 (Z = -5,243), sementara pada terapi paced breathing menurun dari 5,86 menjadi 4,44 (Z = -5,249). Meskipun keduanya efektif, terapi slow deep breathing menunjukkan penurunan rata-rata yang lebih besar dibandingkan paced breathing dengan selisih penurunan sebesar 0,85 poin. Kedua terapi terbukti efektif, namun Slow Deep Breathing lebih unggul dalam mereduksi intensitas nyeri sendi pada lansia. Keunggulan slow deep breathing terletak pada mekanisme kedalaman napas yang merangsang nervus vagus dan pelepasan endorfin secara lebih optimal dibandingkan paced breathing yang lebih mengandalkan pengaturan irama. Terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi mandiri untuk meningkatkan kenyamanan fisik lansia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIK-MC

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing ...