Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai hambatan aliran udara progresif dan sering menimbulkan sesak napas sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah Pursed Lips Breathing (PLB), yang bertujuan memperpanjang fase ekspirasi, mengurangi air trapping, serta meningkatkan ventilasi paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PLB terhadap tingkat keparahan sesak pada pasien PPOK di Klinik Husada Mulia Klakah. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 115 pasien PPOK dengan sampel 54 responden menggunakan accidental sampling. Pengukuran tingkat sesak menggunakan Modified Medical Research Council (mMRC) dan lembar observasi. Intervensi PLB dilakukan satu kali sehari selama tiga hari. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami sesak kategori sedang dan setelah intervensi seluruh responden berada pada kategori ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat pengaruh pemberian PLB terhadap penurunan tingkat keparahan sesak pada pasien PPOK.
Copyrights © 2026