Latar Belakang: Mual muntah merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil trimester I dan dapat mengganggu aktivitas serta pemenuhan nutrisi. Jahe merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan dalam bentuk rebusan air jahe maupun cookies jahe. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas pemberian rebusan air jahe dan cookies jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Desa Panyindangan Wilayah Kerja Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester I, terdiri dari 15 responden kelompok rebusan air jahe dan 15 responden kelompok cookies jahe. Pengukuran frekuensi mual muntah menggunakan kuesioner PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil Penelitian: Setelah intervensi, menunjukkan perubahan pada kelompok rebusan air jahe sebanyak 13 orang, sedangkan kelompok cookies jahe sebanyak 4 orang, adanya perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua intervensi. Nilai yang lebih tinggi pada kelompok rebusan air jahe menunjukkan bahwa rebusan air jahe lebih efektif dibandingkan cookies jahe dalam menurukan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Simpulan: Rebusan air jahe lebih efektif dibandingkan cookies jahe dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Copyrights © 2026