Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan pilar utama bagi siswa di era transformasi digital, di mana penguasaan teknologi menjadi syarat mutlak dalam proses pembelajaran akademik maupun persiapan dunia kerja. Di lingkungan MAN, keterampilan teknis seringkali masih tertinggal dibandingkan aspek teoritis, sehingga diperlukan intervensi praktis untuk menjembatani celah tersebut. Workshop ini bertujuan untuk mengekskalasi kompetensi teknis siswa di MAN Sumenep, khususnya dalam aspek instalasi sistem operasi, manajemen perangkat lunak, serta identifikasi komponen perangkat keras komputer. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang secara sistematis, meliputi tahapan pemberian pre-test, pemaparan teori fundamental, demonstrasi prosedural, hingga praktik mandiri (hands-on) dengan pendampingan intensif dari tim instruktur. Hasil evaluasi terhadap 95 peserta menunjukkan adanya lonjakan kompetensi yang sangat signifikan dan terukur secara empiris. Nilai rata-rata peserta meningkat tajam dari 47,95 pada saat pre-test menjadi 82,95 pada post-test, yang merepresentasikan pertumbuhan pemahaman sebesar 73%. Berdasarkan analisis efektivitas, diperoleh skor N-Gain sebesar 0,71 yang mengindikasikan bahwa kegiatan ini berada pada kategori efektivitas tinggi. Observasi lapangan menunjukkan bahwa siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu melakukan prosedur instalasi dan bongkar-pasang perangkat keras secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi metode praktik langsung dalam workshop ini berhasil membentuk kemandirian teknis siswa dalam memelihara perangkat teknologi, sekaligus memberikan fondasi keterampilan digital yang krusial untuk masa depan mereka
Copyrights © 2026