Sekolah dapat memastikan layanan pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar nasional maupun kebutuhan peserta didik melalui sistem penjaminan mutu. Penjaminan mutu bagi sekolah berperan dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan profesionalisme guru, serta menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan kesadaran guru terhadap penjaminan mutu pendidikan serta pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah di bawah Majelis Ibu Pawiyatan. Metode yang digunakan adalah workshop dan pendampingan. Pengambilan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Mitra pengabdian melibatkan tiga sekolah dengan peserta sebanyak 12 guru yang mewakili masing-masing sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru memahami pentingnya teknologi, khususnya website sekolah, sebagai sarana komunikasi, informasi, dan promosi yang berkontribusi terhadap transparansi dan citra sekolah. Seluruh responden menilai konten utama website, seperti profil sekolah, visi-misi, informasi akademik, dan berita kegiatan, penting untuk mendukung sistem penjaminan mutu. Namun, keterbatasan sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi menjadi kendala utama dalam implementasi. Workshop dan pendampingan terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran guru mengenai peran teknologi dalam mutu pendidikan. Implikasi kegiatan ini menekankan perlunya pelatihan literasi digital berkelanjutan, penguatan sistem teknologi informasi sekolah, serta pengembangan budaya mutu yang berkesinambungan melalui kolaborasi antar sekolah di bawah Majelis Ibu Pawiyatan. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan mutu pendidikan.
Copyrights © 2026