Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 8, No 2 (2026): September 2026

Pemberdayaan Kader Muda Puskesmas dalam Edukasi Kesehatan Jiwa Berbasis Digital untuk Pencegahan Gangguan Psikososial di Komunitas

Dewi Lena Suryani Kurniasih (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)
Fery Fadly (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)
Ayu Rahayu Lestari (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)
Neli Puspitasari (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)
Asep Rahmadiana (Puskesmas Kahuripan)
Desinta Rahayu (Puskesmas Kahuripan)
Jajang Misbah (Puskesmas Kahuripan)
Fitri Fitrianie (Puskesmas Kahuripan)
Imas Haryati (Puskesmas Kahuripan)
Neli Susanti (Puskesmas Kahuripan)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan mengalami gangguan psikososial akibat tingginya paparan media digital dan media sosial. Peningkatan literasi kesehatan jiwa melalui pemberdayaan kader muda menjadi salah satu strategi promotif preventif untuk meningkatkan kemampuan mengenali, mencegah, dan menangani masalah kesehatan jiwa di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader muda mengenai kesehatan jiwa berbasis digital sebagai upaya pencegahan gangguan psikososial  komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Aula UPTD Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya dengan melibatkan 26 kader muda dari SMKN 2 Tasikmalaya dan SMPN 9 Tasikmalaya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kasus, simulasi, pembagian leaflet edukatif, dan pemanfaatan media digital. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri atas 15 pertanyaan literasi kesehatan jiwa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Rata-rata skor peserta meningkat dari 13,19 (87,95%) menjadi 13,72 (91,47%) dengan peningkatan 0,53 poin (3,52%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor pre-test dan post-test (Z = -2,446; p = 0,014), sehingga edukasi kesehatan jiwa berbasis digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader muda. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai deteksi dini gangguan psikososial, penggunaan media sosial yang sehat, keamanan digital, komunikasi empatik, dan pentingnya verifikasi informasi kesehatan. Pemberdayaan kader muda melalui edukasi kesehatan jiwa berbasis digital efektif meningkatkan literasi kesehatan jiwa sebagai upaya promotif dan preventif komunitas. Program ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara Puskesmas, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat peran kader muda sebagai agen promosi kesehatan jiwa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdimasgaluh

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Nursing

Description

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari ...