Pemberdayaan masyarakat di Desa Periangan memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak babi lokal dalam menghadapi tingginya biaya pakan pelet dan pembiasaan perubahan manajemen ternak babi kampung ke babi bajong. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi dan praktik lapangan yang meliputi manajemen pakan dan kandang, serta biosecurity. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, dengan rata-rata penguasaan materi mencapai 80,56%. Praktik pakan alternatif menggunakan bahan lokal seperti jagung, dedak pagi, dan fermentasi singkong serta daun singkong mampu memenuhi kebutuhan protein harian babi sebesar 16%. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan berbasis praktik lapangan efektif meningkatkan keterampilan peternak dalam mengelola usaha peternakan babi bajong secara mandiri dan berkelanjutan di Desa Periangan.
Copyrights © 2026