Perkembangan teknologi informasi dan meluasnya penggunaan media sosial di kalangan pelajar membawa tantangan tersendiri bagi budaya literasi baca tulis, khususnya menurunnya minat membaca mendalam, rendahnya kemampuan berpikir kritis, dan berkurangnya minat siswa dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi baca tulis siswa SMA Negeri 1 Aceh Barat Daya melalui pemanfaatan buku sastra anak berjenis fiksi sebagai media pembelajaran, dipadukan dengan penguatan literasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning) dan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing), yang dilaksanakan melalui tahap persiapan, identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan menulis, evaluasi, dan penyusunan luaran. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 dengan melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) sebagai pendamping lapangan, serta melibatkan guru dan siswa SMA Negeri 1 Aceh Barat Daya sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi baca tulis, peningkatan keterampilan menulis melalui penyusunan ringkasan bacaan, resensi sederhana, dan tulisan kreatif, serta tumbuhnya kesadaran memanfaatkan media digital secara produktif untuk belajar dan publikasi karya. Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis sastra anak yang dipadukan dengan pendampingan berkelanjutan efektif dalam menumbuhkan budaya literasi siswa di era digital.
Copyrights © 2026