Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan makna kata bermuatan penghinaan yang terdapat dalam kolom komentar Instagram melalui kajian linguistik forensik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik forensik. Sumber data penelitian berupa komentar pada akun Instagram @fuji_an, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan ungkapan yang memiliki muatan penghinaan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan simak-catat dengan menggunakan tangkapan layar sebagai dokumentasi data. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk kebahasaan, mengklasifikasikan data, kemudian menganalisis makna berdasarkan konteks penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muatan penghinaan dalam komentar media sosial dapat diwujudkan melalui pelabelan, penilaian negatif, perbandingan, dan ungkapan tidak langsung. Kata atau ungkapan yang digunakan tidak selalu memiliki makna negatif secara leksikal, tetapi dapat memperoleh makna merendahkan berdasarkan konteks penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis bahasa bermuatan penghinaan dalam media sosial perlu mempertimbangkan bentuk linguistik, makna, dan konteks secara menyeluruh. Kajian linguistik forensik dapat membantu mengidentifikasi karakteristik penggunaan bahasa tersebut secara lebih objektif berdasarkan bukti kebahasaan.
Copyrights © 2026