Pandemi COVID-19 memaksa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar (SD) beralih mendadak dari tatap muka konvensional menuju pembelajaran jarak jauh, lalu berkembang menjadi model blended learning pada masa pasca pandemi. Artikel ini bertujuan menganalisis proses transformasi tersebut beserta tantangan dan peluangnya, menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah jurnal ilmiah dan kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning membuka peluang berupa fleksibilitas belajar, penguatan literasi digital, dan variasi sumber belajar IPS, namun masih dihadapkan pada tantangan kesenjangan infrastruktur, kompetensi digital guru, kesiapan siswa dan orang tua, serta penyesuaian kurikulum dan asesmen. Keberhasilan transformasi ini bergantung pada kesiapan ekosistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari kebijakan, pelatihan guru, hingga dukungan sarana prasarana di satuan pendidikan.
Copyrights © 2026