Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kurikulum Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) kelas XI di SMK melalui penerapan media e-learning berbasis model ADDIE dan pendekatan discovery learning. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya kompetensi praktis siswa pada mata pelajaran Kontrol Refrigerasi dan Tata Udara, yang disebabkan oleh keterbatasan waktu praktik, minimnya fasilitas peralatan, serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 90 siswa kelas XI TPTU di salah satu SMK Negeri di Jawa Timur, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (45 siswa) dan kelompok kontrol (45 siswa). Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, tes kompetensi praktis (pretest-posttest), dan observasi kinerja praktikum. Hasil validasi menunjukkan media e-learning memperoleh kategori “sangat layak”, dengan skor ahli materi 88,5% dan ahli media 91,2%. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan signifikan kompetensi praktis pada kelompok eksperimen dengan N-gain 0,72 (kategori tinggi) dibanding kelompok kontrol 0,34 (kategori sedang), dengan nilai p < 0,001. Respon siswa terhadap e-learning sangat positif (rata-rata 4,35 dari skala 5), dan ketuntasan belajar mencapai 86,7% dibanding 62,2% pada kelompok kontrol. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan e-learning berbasis ADDIE dan discovery learning efektif meningkatkan kompetensi praktis siswa serta layak diintegrasikan ke dalam pembelajaran kejuruan berbasis Kurikulum 2013 dan Merdeka.
Copyrights © 2024