Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi koding dalam mendorong kreativitas digital pada pengembangan teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025 melalui database Google Scholar, Scopus, dan ERIC. Analisis dilakukan menggunakan teknik sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara literasi koding, berpikir komputasional, dan desain pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi koding tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan teknis, tetapi juga sebagai kompetensi pedagogis yang menjembatani teori konstruktivistik dengan praktik desain pembelajaran berbasis model ADDIE. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi literasi koding dalam kurikulum teknologi pendidikan melalui pendekatan low-code/no-code untuk meningkatkan kreativitas digital secara inklusif dan berkelanjutan
Copyrights © 2025