Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) berbasis Android sebagai sarana pembelajaran interaktif pada materi ikatan kimia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Media AR dirancang untuk membantu siswa memahami konsep molekul, ikatan ion, dan ikatan kovalen melalui visualisasi tiga dimensi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas XI IPA dan 2 guru kimia di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket validasi ahli media dan ahli materi, serta uji respon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh skor validasi sebesar 93% dari ahli media dan 91% dari ahli materi, keduanya dalam kategori sangat layak. Respon siswa mencapai 94%, yang menunjukkan tingkat penerimaan dan antusiasme yang sangat tinggi terhadap penggunaan media AR. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep kimia yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025