Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat inflasi terhadap perdagangan internasional Indonesia dengan meninjau hubungan antara inflasi, nilai tukar, ekspor, dan impor selama periode 2018–2023. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data resmi untuk mengidentifikasi pola perubahan harga dan dampaknya terhadap kinerja perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh terhadap perdagangan melalui mekanisme perubahan harga relatif dan tekanan pada nilai tukar, yang kemudian memengaruhi daya saing ekspor dan biaya impor. Lonjakan inflasi pada tahun 2022 terbukti menekan stabilitas nilai tukar dan meningkatkan biaya produksi, meskipun ekspor meningkat karena kenaikan harga komoditas global. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa stabilitas inflasi menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja perdagangan dan daya saing ekonomi Indonesia.
Copyrights © 2026