Hasil belajar IPS peserta didik pada materi warisan budaya belum optimal karena pembelajaran didominasi ceramah dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, aktivitas, dan hasil belajar melalui Baamboozle. Model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 30 peserta didik kelas V SD Islam Cihideungbalong. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif. Penilaian modul ajar meningkat dari 73,91% menjadi 82,61%, pelaksanaan pembelajaran dari 70,69% menjadi 84,48%, dan aktivitas peserta didik dari 61,67% menjadi 86,67%. Nilai rata-rata meningkat dari 65,83 pada prasiklus menjadi 77,00 pada Siklus I dan 85,00 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 40% menjadi 70% dan 90%. Dengan demikian, Baamboozle meningkatkan kualitas proses, aktivitas, dan hasil belajar IPS peserta didik.
Copyrights © 2026