Dosir personel merupakan himpunan dokumen autentik yang merekam perjalanan karier personel sejak penyediaan/pengadaan sampai dengan pemisahan, sehingga pengelolaannya perlu dilaksanakan secara benar, lengkap, absah, mutakhir, teliti, aman, dan rahasia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemahaman fungsi dosir, pelaksanaan pengelolaan dosir prajurit, serta implikasi tingkat pemahaman tersebut terhadap pengelolaan dosir prajurit di Pusdikajen Ditajenad. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 191 personel militer dan sampel sebanyak 66 responden yang ditentukan secara proporsional berdasarkan kelompok pangkat. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase capaian. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman fungsi dosir berada pada kategori baik dengan capaian 84,78%, sedangkan pengelolaan dosir memperoleh capaian 84,42% dan juga berada pada kategori baik. Pada variabel pemahaman, dimensi ekstrapolasi memperoleh capaian tertinggi sebesar 85,98%, sedangkan penafsiran sebesar 83,96%. Pada pengelolaan dosir, indikator kelengkapan memperoleh capaian tertinggi sebesar 86,36%, sedangkan pemutakhiran data merupakan capaian terendah sebesar 80,81%. Keselarasan capaian kedua variabel menunjukkan implikasi positif tingkat pemahaman terhadap pelaksanaan pengelolaan dosir, meskipun konsistensi penerapan, pemutakhiran data, dan verifikasi dokumen masih perlu diperkuat. Penguatan pemahaman berkelanjutan, pengawasan, dan evaluasi internal diperlukan untuk meningkatkan konsistensi pengelolaan dosir.
Copyrights © 2026