Permasalahan sampah plastik di kawasan urban Jakarta Barat telah mencapai titik kritis yang memerlukan pendekatan multidisiplin. Bank Sampah Dupa Mandiri (BSDM) sebagai mitra strategis menghadapi degradasi operasional akibat kerusakan infrastruktur teknis dan sistem administrasi yang tertinggal. Artikel ini mendokumentasikan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan merevitalisasi BSDM melalui integrasi teknologi mesin briket untuk konversi sampah plastik menjadi paving block serta implementasi digitalisasi manajemen operasional. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pendampingan teknis dan manajerial secara kontinu. Hasil intervensi menunjukkan efisiensi konversi material sebesar 93,4% dengan kualitas paving block yang memenuhi standar estetika dan fungsionalitas taman. Digitalisasi sistem tabungan nasabah berhasil mereduksi waktu pemrosesan data hingga 85%. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara teknologi tepat guna dan manajemen modern mampu menciptakan model ekonomi sirkular yang berkelanjutan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026