Kehadiran AI generatif seperti ChatGPT telah mengubah cara kerja redaksi media daring lokal bersumber daya terbatas dalam memproduksi konten jurnalistik yang optimal untuk mesin pencari (SEO). Penelitian ini menganalisis penerapan, peluang, serta tantangan aktual dan faktual pemanfaatan ChatGPT dalam produksi konten jurnalistik digital pada tiga media daring lokal Sumatera Barat: Haluan.id, Padek.jawapos.com, dan Hariansinggalang.co.id. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan teknik interaktif Miles, Huberman, dan Saldana berbantuan NVivo 12, serta dipetakan ke tiga dimensi Human-Machine Communication: fungsional, relasional, dan metafisis. Hasil menunjukkan penerapan AI berlangsung pragmatis dan terkendali, terbatas pada tugas teknis awal seperti penyusunan headline dan struktur SEO, dengan batasan tegas terhadap hard news. Peluang terbesar terletak pada penguatan efisiensi kolektif redaksi, dengan AI diposisikan sebagai alat bantu, bukan mitra setara. Tantangannya bersumber dari ketidakmampuan AI memahami konteks bahasa dan budaya Minangkabau, yang direspons melalui verifikasi manual meski tata kelolanya masih informal. Penelitian menyimpulkan pemanfaatan AI berlangsung sebagai adopsi yang dikendalikan secara sadar, dengan efisiensi struktural diimbangi ketat oleh gatekeeping manusia.
Copyrights © 2027