Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Rendahnya keyakinan diri (self-efficacy) dalam melakukan tindakan pencegahan dapat menjadi salah satu faktor psikologis yang berhubungan dengan perilaku kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X dan XI SMA Negeri 12 Samarinda, dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur mengenai self-efficacy dan perilaku pencegahan keputihan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki self-efficacy tinggi (61,3%; n=57) dan perilaku pencegahan keputihan yang baik (58,1%; n=54). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri (p<0,001). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa self-efficacy berkaitan dengan perilaku pencegahan keputihan, sehingga peningkatan keyakinan diri melalui edukasi kesehatan reproduksi dapat menjadi salah satu upaya mendukung perilaku pencegahan yang lebih baik.
Copyrights © 2026