Riset ini disusun guna mengkaji sejauh mana green accounting, media exposure, serta praktik manajemen laba berkontribusi terhadap luasnya pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), dengan financial performance yang diproksikan melalui Return on Assets berperan sebagai variabel intervening. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan financial performance sebagai jalur penghubung yang menghubungkan ketiga determinan tersebut secara simultan, sesuatu yang belum banyak diuji pada penelitian terdahulu, serta pembaruan periode pengamatan 2020-2024 pada sektor industri dasar dan kimia yang rentan terhadap risiko lingkungan. Objek kajian adalah perusahaan manufaktur pada sektor industri dasar dan kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu 2020 hingga 2024. Latar belakang kajian ini didorong oleh masih berfluktuasinya tingkat keterbukaan informasi CSR di Indonesia, padahal sektor industri yang bersinggungan langsung dengan isu lingkungan dituntut untuk lebih transparan. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan populasi sebanyak 70 perusahaan yang kemudian disaring melalui purposive sampling hingga diperoleh 17 perusahaan sebagai sampel, menghasilkan 85 data pengamatan selama lima tahun. Pengolahan data mencakup statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dua tahap, uji t, uji F, koefisien determinasi, serta uji sobel untuk menelusuri efek mediasi, seluruhnya diolah menggunakan SPSS versi 26. Temuan menunjukkan bahwa manajemen laba secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan CSR, sementara green accounting dan media exposure tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Namun, keduanya terbukti berpengaruh signifikan terhadap financial performance, yang selanjutnya mampu memediasi hubungan green accounting dan media exposure terhadap pengungkapan CSR, tetapi tidak untuk manajemen laba. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pengawasan kualitas laba perusahaan, di samping mendorong penerapan green accounting dan publikasi media, agar pengungkapan CSR mencerminkan tanggung jawab sosial yang lebih substantif.
Copyrights © 2026