Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment dan financial literacy terhadap pengelolaan keuangan pribadi, serta menguji peran self-control sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 119 responden yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung, digital payment dan financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi maupun terhadap self-control mahasiswa. Namun, self-control ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Lebih lanjut, hasil uji efek tidak langsung menunjukkan bahwa self-control ditolak sebagai variabel mediasi. Dengan kata lain, self-control tidak mampu memediasi pengaruh digital payment maupun financial literacy terhadap pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa. Pengaruh kedua variabel independen tersebut murni terjadi secara langsung melalui optimalisasi fungsi praktis teknologi keuangan serta penguasaan kapasitas kognitif finansial yang dimiliki oleh mahasiswa. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dengan menunjukkan keterbatasan Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan peran self-control sebagai mediator, serta memberikan implikasi praktis bagi perguruan tinggi dan penyedia layanan digital payment untuk memperkuat edukasi financial literacy dan fitur pemantauan transaksi guna mendukung pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa secara langsung.
Copyrights © 2026