Merokok masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit kronis dan kematian yang dapat dicegah. Intensi berhenti merokok merupakan tahap penting dalam perubahan perilaku karena menjadi dasar seseorang untuk melakukan upaya penghentian merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan determinan yang berhubungan dengan intensi berhenti merokok pada masyarakat perokok aktif di Aceh selama pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 593 responden yang dipilih menggunakan random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 367 responden (61,89%) memiliki intensi berhenti merokok. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, lingkungan, dukungan keluarga, dan media informasi berhubungan signifikan dengan intensi berhenti merokok. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa sikap merupakan faktor paling dominan dengan AOR 6,21 (95% CI: 3,97–9,70; p=0,000), diikuti oleh dukungan keluarga dengan AOR 5,13 (95% CI: 3,28–8,02; p=0,000). Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan sikap positif dan penguatan dukungan keluarga menjadi aspek penting dalam meningkatkan intensi berhenti merokok pada masyarakat.
Copyrights © 2026