Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang sering dialami ibu bersalin, terutama pada kala I fase aktif, akibat peningkatan kontraksi uterus dan proses pembukaan serviks. Nyeri yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan stres dan kecemasan serta memengaruhi kenyamanan ibu selama proses persalinan. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah pijat endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat endorphin terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin. Metode penelitian menggunakan narrative literature review dengan penelusuran artikel melalui database Google Scholar, PubMed, ResearchGate, dan Semantic Scholar pada periode 2022–2026. Sebanyak 10 artikel penelitian original dianalisis secara deskriptif berdasarkan karakteristik penelitian dan hasil intervensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pijat endorphin secara konsisten mampu menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif dengan nilai p-value <0,05 pada sebagian besar penelitian. Efektivitas tersebut ditemukan pada berbagai desain penelitian, karakteristik responden, serta kombinasi dengan teknik nonfarmakologis lainnya. Pijat endorphin dapat menjadi alternatif intervensi yang aman, sederhana, dan berbasis bukti untuk mendukung manajemen nyeri persalinan serta meningkatkan kualitas asuhan sayang ibu.
Copyrights © 2026