Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Pada Anak Usia 4–5 Tahun di TKQ Al-Ikhlasul Qolbi Cikarang Pusat Bekasi (2026). Skripsi. Bekasi: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Panca Sakti Bekasi. 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TKQ Al-Ikhlasul Qolbi Cikarang Pusat Bekasi melalui penerapan kegiatan finger painting. Untuk memperoleh data dipergunakan instrumen penilaian kemampuan motorik halus anak dalam bentuk lembar observasi unjuk kerja dan alat dokumentasi lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Jumlah subjek penelitian adalah 8 anak usia dini yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif untuk membandingkan persentase ketuntasan perkembangan anak dari tahap prasiklus, siklus I, hingga siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak yang distimulasi dengan kegiatan finger painting mengalami peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase rata-rata kemampuan anak secara klasikal dari tahap prasiklus sebesar 46,88% (kategori Mulai Berkembang) dengan tingkat ketuntasan individu hanya 37,5%, naik pada Siklus I menjadi 71,88% (kategori Berkembang Sesuai Harapan), dan mencapai puncaknya pada Siklus II sebesar 90,63% (kategori Berkembang Sangat Baik) yang telah berhasil melampaui indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan (>80%). Hasil penelitian ini memberikan arti penting untuk pengembangan strategi pembelajaran anak usia dini, khususnya terkait dengan stimulasi fisik motorik halus, kelenturan jari tangan, koordinasi mata-tangan, serta kreativitas anak melalui media seni visual yang menyenangkan
Copyrights © 2026