Dikotomi ilmu semakin menguat seiring dengan dominasi paradigma modern Barat yang bercorak sekular dan positivistik. mengidentifikasi dampak epistemologis dan etis dari dikotomi ilmu terhadap arah perkembangan ilmu pengetahuan, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan pustaka, studi ini melakukan analisis deskriptif analitis terhadap sumber akademik primer dan sekunder yang membahas dikotomi antara ilmu agama dan menghasilkan telaah dikotomi ilmu tidak hanya bersifat epistemologis, tetapi juga sosial dan moral, yang ditandai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan tanpa kendali nilai serta menurunnya relevansi ilmu agama dalam menjawab persoalan kontemporer. Kondisi ini berkontribusi pada krisis etika, kemanusiaan, dan identitas umat Islam. Integrasi ilmu dalam Islam merupakan solusi epistemologis yang strategis dan mendesak, dengan menempatkan ilmu agama dan ilmu profan dalam kerangka tauhid yang utuh. Paradigma ini memungkinkan pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara metodologis, tetapi juga berorientasi pada nilai, kebermanfaatan, dan keadilan sosial.
Copyrights © 2026