Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fundamental, teknikal, dan makro ekonomi terhadap harga saham pada sektor perbankan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Faktor fundamental diproksikan oleh Current Ratio (CR), Earnings Per Share (EPS), dan Debt to Equity Ratio (DER), faktor teknikal diproksikan oleh Trading Volume Activity (TVA), sedangkan faktor makro ekonomi diproksikan oleh inflasi dan nilai tukar. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif dengan jenis penelitian field research. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari empat bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio (CR), Earnings Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Trading Volume Activity (TVA), dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham karena memiliki nilai probabilitas lebih besar dari 0,05. Sebaliknya, nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan nilai probabilitas sebesar 0,0420 (< 0,05). Hasil uji simultan menunjukkan nilai F-statistic sebesar 1,809524 dengan probabilitas 0,172485 (> 0,05), sehingga faktor fundamental, teknikal, dan makro ekonomi secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa pergerakan harga saham perbankan syariah selama periode penelitian lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026