Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) berbasis teknologi digital guna membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa sekolah dasar. Modul ini dirancang sebagai upaya inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai karakter sesuai dengan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian ini menggunakan R&D dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan siswa dan guru terhadap pembelajaran berbasis masalah dan teknologi. Tahap desain meliputi perancangan struktur modul, konten digital, dan integrasi nilai karakter. Tahap pengembangan menghasilkan modul ajar interaktif berbasis digital yang mendukung pembelajaran PBL. Modul kemudian diimplementasikan di kelas sekolah dasar dan dievaluasi melalui uji validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil validasi pakar ahli dan tanggapan pengguna menjadi standar kelayakan produk. Data hasil validasi pakar materi persentase rata-rata 80%, pakar ahli bahasa dengan persentase rata-rata 82,66%, pakar media dengan persentase rata-rata 95,71% dan dan tanggapan pengguna dengan rata-rata 4,4. Dengan demikian hasil validasi produk secara komprehensif mendapatkan persentase rata-rata skor 86, 12 %. Sedangkan efektivitas produk dengan persentase rata-rata skor yaitu 80,8%. Dengan demikian modul Anjar model PBL berbasis teknologi dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif modul ajar yang sangat layak dan efektif dipergunakan dalam pembelajaran di tingkat SD/MI atau sederajat
Copyrights © 2025