Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan perolehan medali Perguruan Pencak Silat Alang Mudo Indonesia pada Open Turnamen tahun 2020–2024 serta perlunya data empiris sebagai dasar evaluasi pembinaan atlet. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi fisik atlet berdasarkan daya ledak otot tungkai, kecepatan tendangan sabit dan lurus, kelincahan, serta daya tahan aerobik. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi berjumlah 58 atlet, dengan sampel 22 atlet yang telah mengikuti kejuaraan, terdiri atas 15 putra dan 7 putri, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui standing broad jump, tes tendangan sabit dan lurus, tes tendangan samping, serta bleep test. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan daya ledak otot tungkai dominan kategori kurang sekali pada putra (40%) dan sedang pada putri (57,1%). Kecepatan tendangan sabit dominan kategori baik pada putra (53,3%) dan putri (42,8%), sedangkan tendangan lurus dominan kategori sedang (53,3% dan 57,1%). Kelincahan dominan kategori sedang pada putra (53,3%) dan kurang pada putri (71,4%). Daya tahan aerobik dominan kategori kurang pada putra (46,6%) dan putri (71,4%). Temuan ini menunjukkan perlunya program latihan yang spesifik, terukur, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026