Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang serius di Indonesia, termasuk di Desa Trucuk, Kabupaten Klaten, dengan 18 balita stunting tercatat oleh bidan desa per Juni 2026. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya konsumsi sayur pada balita akibat tingginya konsumsi camilan manis dan berlemak serta perilaku picky eater. Tim pengabdi menginisiasi program GEMAS (Gerakan Makan Sayur Anak Sehat) pada 8 dan 14 Juli 2026 di Posyandu Melati dan Posyandu Dahlia, bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua dan kader posyandu mengenai pentingnya sayur bagi tumbuh kembang anak sekaligus mengenalkan camilan sehat berupa nugget sayur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui siklus Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, sosialisasi interaktif, dan demonstrasi memasak. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting, antusiasme tinggi saat sesi pencicipan, serta niat mempraktikkan resep secara mandiri di rumah, mendukung kebiasaan pencegahan stunting berkelanjutan di Desa Trucuk.
Copyrights © 2026