Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dan kesalahan kata hubung dalam keterampilan menulis bahasa Indonesia siswa Sri Aman Suksa School, Thailand. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa hasil tes menulis melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikerjakan oleh 10 siswa. Data dianalisis berdasarkan penggunaan, fungsi, dan kesesuaian kata hubung dalam konteks kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lima soal pertama, sebanyak 42 dari 50 jawaban (84%) menggunakan kata hubung target. Kata hubung dan dan tetapi digunakan oleh 10 siswa (100%), karena oleh 8 siswa (80%), sedangkan sehingga dan agar masing-masing oleh 7 siswa (70%). Pada lima soal berikutnya, 37 dari 50 jawaban (74%) menggunakan setidaknya satu kata hubung. Kesalahan yang ditemukan meliputi penempatan, ketidaksesuaian fungsi, kalimat tidak lengkap, serta hubungan sebab-akibat dan tujuan yang kurang tepat. Hasil ini menunjukkan perlunya latihan penggunaan kata hubung secara kontekstual.
Copyrights © 2026