Transformasi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam memperoleh informasi, mengevaluasi produk, dan mengambil keputusan pembelian. Dalam industri kopi modern yang memiliki tingkat persaingan tinggi, keputusan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik produk, tetapi juga oleh komunikasi antarkonsumen melalui media digital, persepsi terhadap merek, aktivitas promosi digital, dan minat konsumen untuk membeli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM), Brand Image, Promosi Digital, dan Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kopi Kenangan di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data primer diperoleh melalui kuesioner berbasis Google Forms dengan skala Likert 1–5. Sampel penelitian terdiri atas 100 konsumen Kopi Kenangan yang berdomisili atau melakukan pembelian di wilayah Jabodetabek dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t = 3,143 dan signifikansi 0,002; Brand Image berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t = 3,352 dan signifikansi 0,001; Promosi Digital berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t = 3,041 dan signifikansi 0,003; serta Minat Beli berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t = 4,168 dan signifikansi < 0,001. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F = 24,318 dan signifikansi < 0,001. Nilai R² sebesar 0,491 menunjukkan bahwa 49,1% variasi Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh e-WOM, Brand Image, Promosi Digital, dan Minat Beli, sedangkan 50,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian konsumen Kopi Kenangan di Jabodetabek berkaitan dengan kombinasi faktor informasi digital, persepsi terhadap merek, efektivitas promosi digital, dan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pemasaran digital yang terintegrasi melalui pengelolaan e-WOM, penguatan citra merek, optimalisasi promosi digital, dan peningkatan minat beli konsumen.
Copyrights © 2026