Perkembangan teknologi digital mendorong penggunaan media sosial secara masif di kalangan anak-anak, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Trosono yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan tenaga kerja Indonesia (TKI). Kondisi ini menimbulkan persoalan mengenai sejauh mana pemanfaatan media sosial memengaruhi prestasi akademik anak serta bagaimana peran orang tua dalam mendampinginya, mengingat kesibukan bekerja sering membatasi pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik anak di Desa Trosono serta menganalisis peran orang tua di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan dipilih melalui teknik snowball sampling, meliputi kepala desa, anak usia sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memberikan dampak positif berupa peningkatan wawasan dan motivasi belajar, tetapi juga dampak negatif berupa ketergantungan, menurunnya interaksi sosial langsung, dan teralihkannya perhatian dari kegiatan belajar. Peran orang tua dalam pendampingan masih rendah akibat keterbatasan waktu bekerja sebagai petani maupun TKI.
Copyrights © 2024