Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTsN Kota Palopo masih bertumpu pada buku paket cetak yang terbatas dan disampaikan secara konvensional, sehingga capaian hasil belajar peserta didik kelas VIII banyak yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul SKI berbasis problem solving pada materi Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasiyah serta mengetahui tingkat kevalidan dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII D MTsN Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang memadukan data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket, lalu dianalisis secara deskriptif dan statistik sederhana. Hasil validasi oleh enam validator menempatkan modul pada kategori sangat valid, dengan rata-rata ahli materi 96,87%, ahli desain 91,40%, dan ahli bahasa 98,86%. Uji coba kepraktisan pada kelompok kecil dan besar memperoleh rata-rata 86,61% (sangat praktis). Nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 48,69 pada pre-test menjadi 86,08 pada post-test, dengan N-Gain 0,72 (kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa modul SKI berbasis problem solving valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran SKI di Madrasah Tsanawiyah. Kata Kunci: modul pembelajaran, problem solving, hasil belajar, Sejarah Kebudayaan Islam, model ADDIE
Copyrights © 2026