Kecurangan laporan keuangan merupakan permasalahan yang dapat menurunkan kredibilitas informasi keuangan dan merugikan para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh leverage dan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kecurangan laporan keuangan dengan ukuran Perusahaan sebagai variable moderasi pada Perusahaan sektor energi yang terdaftar dibursa efek Indonesia periode 2021-2024. Penelitian ini didasarkan pada teori keagenan dan teori sinyal yang menjelaskan hubungan antara tekanan keuangan, transparansi informasi, dan perilaku manajemen dalam pelaporan keuangan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi laporan keuangan dan pelaporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 22 Perusahaan sektor energi dengan total 88 observasi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan implementasi ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti mampu memperlemah pengaruh leverage terhadap kecurangan laporan keuangan, namun tidak mampu memoderasi pengaruh ESG terhadap kecurangan laporan keuangan. Dengan demikian, pengelolaan struktur utang dan penerapan ESG yang efektif menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko kecurangan laporan keuangan
Copyrights © 2026