Keragaman agama dan budaya di sekolah dapat menjadi kekayaan sosial, tetapi juga menimbulkan gesekan bila siswa tidak dibekali sikap menerima perbedaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan penanaman nilai multikultural dalam materi Pendidikan Agama Islam (PAI), gambaran sikap toleransi siswa kelas VIII, dan kontribusi penanaman nilai tersebut terhadap sikap toleransi di SMP Negeri 11 Palopo. Penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif ini dilaksanakan pada Februari sampai Maret 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan sepuluh informan (kepala sekolah, guru PAI, dan delapan siswa kelas VIII), observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa nilai toleransi, saling menghormati, kerja sama, persaudaraan, dan hidup damai ditanamkan melalui integrasi dalam materi akhlak dan ukhuwah, keteladanan guru, diskusi kelompok, nasihat, serta pembiasaan. Sikap toleransi siswa tampak dalam pertemanan yang tidak memilih-milih, kesediaan mendengarkan pendapat berbeda, dan penyelesaian perbedaan melalui musyawarah. Menurut para informan, pembelajaran tersebut berkontribusi pada perubahan cara siswa memperlakukan teman. Temuan ini bersifat kontekstual pada satu sekolah dan belum menguji hubungan sebab akibat. Kata Kunci: nilai multikultural, Pendidikan Agama Islam, sikap toleransi.
Copyrights © 2024