Peserta didik sekolah dasar masih sering kesulitan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, sementara pembelajaran yang berpusat pada guru menurunkan minat belajar mereka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil penerapan metode tartil berbantuan media ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar dan minat belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus pada April sampai Mei 2024 terhadap 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Lalebbata, Kota Palopo, dengan materi bacaan Q.S. Al-‘Alaq/96: 1–5. Data dikumpulkan melalui tes lisan, observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Pada siklus II ditambahkan video pembelajaran tartil, bimbingan individu, dan penguatan materi. Ketuntasan belajar naik dari 83% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Aktivitas guru naik dari 68% menjadi 85%, aktivitas peserta didik dari 63% menjadi 82%, dan minat belajar dari 60% menjadi 80%. Hasil ini mendukung pemakaian metode tartil yang dipadukan dengan permainan ular tangga dan latihan berulang melalui video untuk meningkatkan hasil dan minat belajar membaca Al-Qur’an. Sumbangan masing-masing komponen belum dapat dipisahkan karena penelitian tidak memakai kelompok pembanding. Kata Kunci: Metode tartil, media ular tangga, hasil belajar, minat belajar, penelitian tindakan kelas
Copyrights © 2024