Penurunan tingkat konsumsi daging domba di Kabupaten Garut kontras dengan statusnya sebagai sentra produksi, sehingga diperlukan analisis terhadap pasar rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan preferensi konsumen rumah tangga terhadap atribut daging domba menggunakan metode survei dengan pendekatan accidental sampling di wilayah layanan Pasar Ciawitali dan Pasar Wanaraja. Data dianalisis menggunakan pengujian validitas dan reliabilitas, lalu dilanjutkan dengan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan konsumen didominasi oleh perempuan berpendapatan menengah yang memilih daging domba karena cita rasa gurih dan aroma khasnya. Konsumen tidak khawatir terhadap dampak kesehatan seperti hipertensi, namun frekuensi pembelian masih jarang karena harga dinilai mahal. Berdasarkan analisis konjoin, tingkat kepentingan atribut secara berurutan adalah harga, warna, potongan karkas, aroma, dan keempukan. Kombinasi produk yang paling diinginkan adalah daging domba berharga terjangkau, berwarna merah cerah, berasal dari karkas golongan dua (paha belakang), beraroma lemah, dan bertekstur kenyal. Temuan ini menjadi acuan pelaku usaha untuk menyusun strategi penyediaan produk yang sesuai ekspektasi pasar.
Copyrights © 2026