Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 40 Bandung masih bergantung pada administrasi konvensional berbasis kertas, yang rentan kehilangan data dan berkontribusi pada penumpukan limbah dokumen fisik. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi "KonselorKita" sebagai solusi layanan BK digital untuk meningkatkan efisiensi dan mewujudkan Green Education. Pelaksanaan kegiatan mengadopsi metode Agile dengan framework Laravel 11, meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pelatihan, hingga penerapan akhir. Hasilnya, aplikasi web yang mengintegrasikan lima peran pengguna berhasil beroperasi penuh, memfasilitasi penjadwalan mandiri siswa, dan menggantikan alur administrasi berbasis formulir cetak dengan sistem digital yang sepenuhnya nirkertas. Kesimpulannya, digitalisasi layanan BK terbukti efektif menyederhanakan tata kelola administrasi secara terpusat sekaligus mendukung transformasi budaya sekolah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026