Kampung Wisata Keramik Dinoyo di Kota Malang merupakan sentra kerajinan keramik yang berdiri sejak 1930-an, namun beberapa tahun terakhir mengalami stagnasi kunjungan. Pengunjung hampir seluruhnya berasal dari rombongan sekolah, promosi hanya bertumpu pada satu akun Instagram, dan Pokdarwis belum memiliki panduan kunjungan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun modul wisata edukasi keramik bersama Pokdarwis untuk memperluas segmen pengunjung dan memperkuat tata kelola kunjungan. Kegiatan berlangsung Juni sampai Oktober 2025 dan melibatkan 12 anggota Pokdarwis melalui survei awal, diskusi kelompok terarah, pelatihan perancangan media dengan Canva, serta pendampingan penyusunan naskah. Dari 12 anggota tersebut, 2 orang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mempraktikkan Canva secara langsung, dan mampu menghasilkan atau memodifikasi desain tanpa pendampingan. Modul diujicobakan pada 2 kali kunjungan nyata dengan total 200 pengunjung yang terdiri atas rombongan sekolah dan mahasiswa. Luaran kegiatan berupa booklet modul wisata tiga belas halaman yang memuat sejarah kampung, struktur Pokdarwis, tahapan produksi keramik, denah kawasan, prosedur baku bagi pengunjung, pengelola, dan peneliti, serta panduan manajemen risiko. Modul ini menjadi rujukan bersama pemandu sekaligus bahan promosi digital.
Copyrights © 2026