Teaching Factory (TEFA) pada sekolah vokasi perlu dikembangkan sebagai ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan produksi, manajemen, kewirausahaan, dan pemasaran. Program PKM di SMK Muhammadiyah 5 Gresik bertujuan mengoptimalkan TEFA agribisnis berbasis eduwisata hortikultura melalui komoditas melon. Pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning dengan prinsip learning by doing, pendampingan, dan teknologi tepat guna melalui lima tahap: persiapan, optimalisasi greenhouse dan SOP, praktik budidaya, penguatan kewirausahaan dan eduwisata, serta monitoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif dan N-Gain. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan manajemen agribisnis, pengemasan dan pemasaran, Kompetensi Vokasional Hortikultura, Kewirausahaan Berkelanjutan dan eduwiata dengan nilai N-Gain tertinggi 0,51 pada Pengemasan dan pemasaran. Program berhasil memperkuat kompetensi vokasional dan manajerial siswa. Keberlanjutan diarahkan pada konsistensi produksi, penguatan pemasaran, dan pengoperasian eduwisata secara mandiri
Copyrights © 2026