Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf
Vol 12 No 2 (2026): Tasawuf & Tafsir

Dakwah Sufistik di Era Algoritma: Rekonstruksi Otoritas Spiritual antara Sanad, Popularitas, dan Algoritma Media Sosial

Diana Elfiyatul Afifah (Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk)
Siti Isti'anah (Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2026

Abstract

Perkembangan media sosial dan algoritma digital telah mengubah cara otoritas keagamaan dibentuk, ditampilkan, dan dikenali oleh masyarakat. Dalam dakwah sufistik, perubahan tersebut menghadirkan pertemuan antara legitimasi berbasis sanad, popularitas, dan visibilitas algoritmik. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi otoritas spiritual dalam dakwah sufistik di era algoritma serta merumuskan konsep otoritas spiritual hibrida. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis isi, analisis konseptual, dan sintesis kritis terhadap literatur tentang tasawuf, sanad, otoritas keagamaan, dakwah digital, dan algoritma media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma tidak menggantikan sanad sebagai sumber legitimasi spiritual, tetapi memengaruhi visibilitas dan proses pengakuan terhadap figur keagamaan. Otoritas spiritual hibrida terbentuk melalui integrasi sanad, keilmuan, integritas spiritual, pengakuan komunitas, dan visibilitas digital. Konsep ini menegaskan perlunya dakwah sufistik yang adaptif terhadap teknologi tanpa kehilangan fondasi spiritual dan etika dakwah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

spiritualis

Publisher

Subject

Religion

Description

The Jurnal Ilmiah Spritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf, published two times (March and September) a year since 2018, is a peer-reviewed journal and furnishes an international scholarly forum for research on Sufism, Tariqa, Islamic Philosophy, Islamic Theology, and Islamic Thought. Taking ...