Diana Elfiyatul Afifah
Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Self Management in the Perspective of Islamic Education: A Study of Behavioral Psychology and Modern Sufism Supeno; Diana Elfiyatul Afifah
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 7 No 1 (2025): Ats-Tsaqofi
Publisher : Institut Agama Islam At-Tahdzib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/1s4ddk48

Abstract

This study aims to analyze the concept of self-management in the perspective of Islamic education by reviewing its integration with behavioral psychology theory and modern Sufi values. Through library research, this study explores classical Islamic works and relevant contemporary theories to find common ground between spiritual disciplines and modern psychology. The results of the study show that self-management in Islam is rooted in the values of tazkiyatun nafs, murāqabah, and muhāsabah, which function as internal mechanisms for behavioral control. Meanwhile, behavioral psychology explains self-management as a process of strengthening self-control and forming positive habits through reinforcement. The integration of the two gives rise to the behavioral-spiritual education paradigm, which is an educational model that balances spiritual, emotional, and behavioral awareness. This study contributes to broadening the understanding of Islamic education to be more responsive to modern challenges, especially in character building and mental health of students in the global era.
Dakwah Sufistik di Era Algoritma: Rekonstruksi Otoritas Spiritual antara Sanad, Popularitas, dan Algoritma Media Sosial Diana Elfiyatul Afifah; Siti Isti'anah
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2026): Tasawuf & Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Tasawuf Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/spiritualis.v12i2.2869

Abstract

Perkembangan media sosial dan algoritma digital telah mengubah cara otoritas keagamaan dibentuk, ditampilkan, dan dikenali oleh masyarakat. Dalam dakwah sufistik, perubahan tersebut menghadirkan pertemuan antara legitimasi berbasis sanad, popularitas, dan visibilitas algoritmik. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi otoritas spiritual dalam dakwah sufistik di era algoritma serta merumuskan konsep otoritas spiritual hibrida. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis isi, analisis konseptual, dan sintesis kritis terhadap literatur tentang tasawuf, sanad, otoritas keagamaan, dakwah digital, dan algoritma media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma tidak menggantikan sanad sebagai sumber legitimasi spiritual, tetapi memengaruhi visibilitas dan proses pengakuan terhadap figur keagamaan. Otoritas spiritual hibrida terbentuk melalui integrasi sanad, keilmuan, integritas spiritual, pengakuan komunitas, dan visibilitas digital. Konsep ini menegaskan perlunya dakwah sufistik yang adaptif terhadap teknologi tanpa kehilangan fondasi spiritual dan etika dakwah.