Abstrak Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang memerlukan intervensi melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang bergizi dan dapat diterima sasaran. Pemanfaatan pangan lokal berupa tepung sukun dan tempe berpotensi menghasilkan produk sereal sebagai alternatif PMT. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya terima dan kandungan gizi makro sereal berbasis tepung sukun dengan penambahan tempe serta menentukan formulasi terpilih. Penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga formulasi, yaitu F1 (60% tepung sukun:40% tempe), F2 (50%:50%), dan F3 (40%:60%), dengan dua kali pengulangan. Uji daya terima melibatkan 25 panelis tidak terlatih yang merupakan ibu hamil menggunakan skala hedonik. Analisis organoleptik dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan Mann-Whitney apabila terdapat perbedaan. Kandungan protein, lemak, dan karbohidrat dianalisis secara laboratoris dan dibandingkan menggunakan One Way ANOVA serta uji Duncan. F2 merupakan formulasi dengan penerimaan terbaik. Nilai rata-rata warna F1, F2, dan F3 berturut-turut 3,48; 3,16; dan 3,36 (p=0,281). Aroma masing-masing 3,28; 3,80; dan 2,96 (p=0,001), rasa 2,80; 3,80; dan 2,44 (p
Copyrights © 2026