Transformasi digital mengubah ruang tempat peserta didik memperoleh informasi, berinteraksi, dan mengambil keputusan moral. Artikel ini bertujuan merumuskan strategi pendidikan nilai dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menghubungkan tujuan akhlak dengan praktik kewargaan digital. Penelitian menggunakan tinjauan literatur integratif dan analisis tematik terhadap artikel ilmiah tentang pendidikan karakter, nilai dan PAI, literasi digital, serta pedagogi teknologi. Sintesis menghasilkan kerangka INTEGRASI yang mencakup identifikasi konteks peserta didik, penetapan nilai, pemilihan teknologi, eksplorasi dilema, pendampingan guru, refleksi, aksi berulang, sinergi sekolah dan keluarga, serta indikator perilaku. Temuan konseptual utama ialah bahwa paparan konten religius tidak identik dengan internalisasi nilai; peserta didik perlu berlatih membuat keputusan, menerima umpan balik, dan menerapkan nilai dalam situasi digital yang autentik. Artikel ini menawarkan contoh kegiatan dan indikator penilaian kejujuran, tabayyun, kesantunan, tanggung jawab, dan kepedulian, sekaligus menjelaskan syarat penerapan berupa kesiapan guru, kesetaraan akses, perlindungan data, serta keselarasan kebijakan sekolah. Kerangka tersebut belum diuji secara empiris sehingga efektivitasnya masih perlu dinilai melalui studi implementasi dan pengukuran perilaku lintas waktu.
Copyrights © 2026