Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan komunikasi internal, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pegawai pada Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai RRI Makassar sebanyak 123 orang, dengan sampel sebanyak 56 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji-t), uji simultan (uji-F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (sig. 0,001 < 0,05); (2) komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (sig. 0,001 < 0,05); dan (3) budaya organisasi dan komunikasi internal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (sig. 0,001 < 0,05) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 93%, sedangkan 7% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara internalisasi nilai-nilai organisasi dan efektivitas sistem komunikasi internal merupakan faktor strategis dalam mengoptimalkan produktivitas sumber daya manusia pada lembaga penyiaran publik. Kata kunci: Budaya Organisasi, Komunikasi Internal, Kinerja Pegawai, Lembaga Penyiaran Publik, RRI Makassar
Copyrights © 2026