Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi sastra digital pada Generasi Z dan Generasi Alpha di Solo Raya. Metode yang dipilih adalah mix methods dengan desain sekuensial eksplanatoris. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei Skala Likert lalu diperdalam dengan wawancara kualitatif. Data diperoleh dari September hingga November 2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Generasi Z tertarik pada sastra digital di platform khusus dan media sosial, sedangkan Generasi Alpha cenderung memilih media sosial seperti Alternate Universe (AU). Hal ini didorong oleh faktor kemudahan akses kapan saja. Generasi Z lebih yakin kualitas sastra digital setara cetak, sedangkan Generasi Alpha menunjukkan netralitas tinggi karena isu kurasi. Generasi Z membaca sastra digital untuk hiburan dan menyimpan bacaannya. Sebaliknya, Generasi Alpha menganggap sebagai alat mencari identitas diri, serta lebih suka mengajak diskusi, memberi masukan, dan berbagi di media sosial. Dengan demikian, sastra digital telah membentuk inovasi sebagai objek sosial dalam interaksi mereka.
Copyrights © 2026