Penelitian ini mengeksplorasi kesesuaian perilaku akuntansi di PT Hasil Anugerah Semarang terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK), dari pencatatan hingga pelaporan, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data digali lewat wawancara, observasi, dan dokumentasi dari kepala dan staf akuntansi serta staf operasional dan keuangan. Hasilnya menunjukkan praktik akuntansi masih menyimpang dari SAK pada empat prinsip: bukti transaksi yang kurang andal, ketidaktepatan pengakuan beban, penyajian yang belum wajar, dan inkonsistensi kebijakan. Dukungan terhadap kepatuhan datang dari lingkungan kerja positif, arahan pimpinan, sistem Accurate Online, dan tanggung jawab staf, namun terhambat oleh lambatnya dokumen, tekanan waktu, minimnya pemahaman teknis SAK, dan rangkap fungsi pencatatan-verifikasi. Penelitian ini diharapkan memberi sumbangan bagi akuntansi keperilakuan di sektor jasa transportasi serta menjadi evaluasi manajemen untuk memperbaiki kepatuhan terhadap SAK.
Copyrights © 2026